Posts

Showing posts from January, 2013

Aku khilaf pada Ibu

Image
Aku khilaf pada Ibu

H.H.M. Seorang pemuda yang pergi keluar negeri untuk belajar. Setelah memperoleh ijazah tinggi, ia pulang ke negaranya. Dia menikah dengan seorang gadis dan cantik yang menjadi kehancurannya seandainya tidak mendapat pertolongan Allah. Dia Bercerita:

Ayahku meninggal dunia ketika aku masih kecil. Maka ibuku lah yang merawatku. Ibu bekerja sebagai pembantu rumah tangga sehingga mampu membiayaiku. Aku adalah anak satu-satunya. Ibuku menyekolahkanku sampai selesai dari Universitas. Aku tetap berbakti kepadanya. Sehingga datang panggilan untuk belajar di luar negeri. Ibu melepas kepergianku, dengan air mata dan berkata: "Jagalah dirimu wahai anakku, jangan sampai kamu memutuskan kabar, sering-seringlah berkirim surat untuk menenangkan jiwaku".

Aku menyelesaikan studiku dengan jangka waktu yang panjang. Aku pulang dengan perubahan yang cukup besar. Peradaban barat telah banyak mencemari pribadiku, aku memandang agama sebagai sebuah keterbelakangan. Aku hanya be…

Kebanggaan Seorang Ibu

Image
Kebanggaan Seorang Ibu

Alkisah, beberapa tahun yang silam, seorang pemuda terpelajar dari Surabaya sedang berpergian naik pesawat ke Jakarta. Disampingnya duduk seorang ibu yang sudah berumur. Si pemuda menyapa, dan tak lama mereka terlarut dalam obrolan ringan. “Ibu, ada acara apa pergi ke Jakarta ?” tanya si pemuda. “Oh… saya mau ke Jakarta terus “connecting flight” ke Singapore nengokin anak saya yang ke dua”, jawab ibu itu. “Wouw… hebat sekali putra ibu” pemuda itu menyahut dan terdiam sejenak.

Pemuda itu merenung. Dengan keberanian yang didasari rasa ingin tahu pemuda itu melanjutkan pertanyaannya. “Kalau saya tidak salah, anak yang di Singapore tadi, putra yang kedua ya bu? Bagaimana dengan kakak adik-adik nya?” “Oh ya tentu” si Ibu bercerita : “Anak saya yang ketiga seorang dokter di Malang, yang keempat kerja di perkebunan di Lampung, yang kelima menjadi arsitek di Jakarta, yang keenam menjadi kepala cabang bank di Purwokerto, yang ke tujuh menjadi Dosen di Semarang.”

Pemuda …

Mengerti dan memahami

Image
Seorang pemilik toko memasang pengumuman di pintu tokonya, “Dijual anak-anak anjing”. Pengumuman itu dibuat berwarna-warni untuk menarik perhatian anak-anak kecil. Dan memang, seorang anak berdiri membaca pengumuman itu. Ia bertanya pada pemilik toko itu, “Bolehkah saya melihat anak-anak anjing itu?”

Pemilik toko itu mengiakan dan ia membuka kandang anak anjing itu yang berada di loteng. Ada tiga ekor anjing kecil yang lucu berbulu tebal berlari-lari menuruni tangga. Dan di belakang mereka ada seekor anak anjing yang berjalan terpincang-pincang. Anak itu bertanya, “Ada apa dengan anak anjing itu?”
Pemilik toko itu menjelaskan bahwa anak anjing itu cacat sejak lahir pada tulang pinggulnya.
“Kalau begitu saya akan membeli anak anjing itu”, kata anak itu.

Pemilik toko itu tertegun, “Kalau memang itu yang kamu kehendaki saya akan memberikannya dengan gratis”. Namun anak kecil itu menggelengkan kepalanya,“Tidak, walaupun cacat, anak anjing itu tetap memiliki harga seperti an…

Sederhana tapi nyumbang 15 M

Image
Sederhana tapi nyumbang 15 M
Elinor Sauerwein dikenal hidup sangat sederhana. Ia tinggal di Modesto, California. Ia tak pernah tertarik untuk makan di restoran, mengoleksi barang elektronik, memasang TV kabel, dan sejenisnya. Baginya uangnya lebih baik ia tabung untuk mengantisipasi keadaan buruk.
Sejak suaminya meninggal tahun 1994 ia hidup sendiri. Anak satu-satunya sudah meninggal tahun 1988 dan kedua cucunya tinggal di New York. Meski sudah tua ia tetap mencuci pakaian sendiri dan tak punya pengering pakaian seperti umumnya dimiliki orang Amerika. Ia menjemur pakaian di halaman belakang menggunakan tali jemuran yang dibentang. Kalau cat rumah sudah pudar ia mengecatnya sendiri. Bahkan saat usianya mencapai 92 tahun ia masih mengecat rumah.

Hidup sederhana memang pilihannya. Pernah suatu kali ia berbicara pada tetangganya bahwa ia menabung untuk keperluan hidupnya. Pernah juga menyebutkan kalau ia ingin menyumbangkan uangnya untuk yayasan bernama The Salvation Army di Modesto, Califo…

Bahagia bukan datangnya dari uang

Image
Bahagia bukan datangnya dari uang :
Seorang miliuner Austria, Karl Rabeder, memberikan setiap sen kekayaanya senilai total 3 juta poundsterling atau setara Rp 50 miliar setelah menyadari kekayaannya tidak membuat dirinya bahagia.

Rabeder (47), pengusaha sukses dari Telfs, kini tengah menjual vila mewah dengan danaunya serta pemandangan pengunungan Alps yang spektakuler senilai Rp 21 miliar. Dia juga menjual rumah pertanian dari batu serta belasan hektar lahan di sekitaranya di Provence dengan nilai Rp 10 miliar, serta enam koleksi pesawat terbang layang senilai Rp 6 miliar dan sebuah mobil audi mewah senilai Rp 700 juta. Selain itu, dia telah menjual perabot interior dan aksesori bisnis, dari vas hingga bunga artifisial.

"Rencana saya adalah untuk tidak menyisakan apa pun. Tidak memiliki apa pun," katanya kepada The Daily Telegraph pada awal pekan ini.

Tujuh Keajaiban Dunia

Image
Tujuh keajaiban dunia
Sekelompok siswa kelas geografi sedang mempelajari "Tujuh Keajaiban Dunia." Pada awal dari pelajaran, mereka diminta untuk membuat daftar apa yang mereka pikir merupakan "Tujuh Keajaiban Dunia" saat ini. Walaupun ada beberapa ketidak-sesuaian, sebagian besar daftar berisi;
1) Piramida
2) Taj Mahal
3) Tembok Besar Cina
4) Menara Pisa
5) Kuil Angkor
6) Menara Eiffel
7) Kuil Parthenon

Ketika mengumpulkan daftar pilihan, sang guru memperhatikan seorang pelajar, seorang gadis yang pendiam, yang belum mengumpulkan kertas kerjanya. Jadi, sang guru bertanya kepadanya apakah dia mempunyai kesulitan dengan daftarnya. Gadis pendiam itu menjawab, "Ya, sedikit. Saya tidak bisa memilih karena sangat banyaknya." Sang guru berkata, "Baik, katakan pada kami apa yang kamu miliki, dan
mungkin kami bisa membantu memilihnya."
Gadis itu ragu sejenak, kemudian membaca, "Saya pikir, "Tujuh
Keajaiban Dunia" adalah,

Kebaikan Moral

Image
Suatu hari, ada seorang ayah duduk beristirahat di taman bersama ketiga orang anaknya, ayah ini bertanya kepada anak-anaknya: “Jika ada satu keinginan dari kalian yang dapat dikabulkan, di mana kalian boleh mendapatkan sesuatu yang paling kalian dambakan, apakah yang akan kalian pilih?”

Anak perempuannya menjawab: “Saya ingin menjadi cantik. Sebab setiap orang suka sesuatu yang cantik, jika aku menjadi cantik, semua orang di dunia ini akan suka padaku.”

“Kamu benar-benar bodoh!” Salah seorang saudaranya berkata: “Kecantikan itu hanya bertahan sementara. Aku ingin harta kekayaan. Sebab kekayaan dapat menaklukkan dunia, aku dapat membeli apa saja yang kuinginkan dengan uang.”

Saudaranya yang lain berkata: “Menurutku kalian berdua sangat bodoh. Harta dan kecantikan sama saja mudah hilang. Keinginanku adalah kebijaksanaan. Sebab tiada seorang pun yang dapat merampas kebiijaksanaanku.”

Ayah yang tadinya hanya diam mendengarkan pembicaraan mereka, saat ini terlihat berdiri dan menuliskan beber…

Cinta itu memberi

Image
Cinta itu memberi, cinta itu indah. Karena ia bekerja dalam ruang kehidupan yang luas. Dan inti pekerjaannya adalah memberi. Memberi apa saja yang diperlukan oleh orang-orang yang kita cintai untuk tumbuh menjadi lebih baik dan berbahagia karenanya.

Para pencinta sejati hanya mengenal satu pekerjaan besar dalam hidup mereka: memberi. Terus menerus memberi . Dan selamanya begitu. Menerima? Mungkin, atau bisa juga jadi pasti! Tapi itu efek. Hanya efek. Efek dari apa yang mereka berikan. Seperti cermin kebajikan yang memantulkan kebajikan yang sama. Sebab, adalah hakikat di alam kebajikan bahwa setiap satu kebajikan yang kita lakukan selalu mengajak saudara-saudara kebajikan yang lain untuk dilakukan juga.

Jangan menggenggam masalah

Image
Jangan menggengam masalah seperti artikel berikut:
Teknik menangkap monyet dihutan-hutan Afrika, caranya begitu unik. Sebab, teknik itu memungkinkan si pemburu menangkap monyet dalam keadaan hidup-hidup tanpa cedera sedikitpun.
Cara menangkapnya sederhana saja. Sang pemburu hanya menggunakan toples berleher panjang dan sempit. Toples itu diisi kacang yang telah diberi aroma. Tujuannya,agar mengundang monyet-monyet datang. Setelah diisi kacang, toples-toples itu ditanam dalam tanah dengan menyisakan mulut toples dibiarkan tanpa tutup. Para pemburu melakukannya di sore hari. Besoknya, mereka tingal meringkus monyet-monyet yang tangannya terjebak di dalam botol tak bisa dikeluarkan.

Kok, bisa?
Tentu kita sudah tahu jawabnya. Monyet-monyet itu tertarik pada aroma yang keluar dari setiap toples. Mereka mengamati lalu memasukkan tangan untuk mengambil kacang-kacang yang ada di dalam. Tapi karena menggenggam kacang, monyet-monyet itu tidak bisa menarik keluar tangannya. Selama mempertahank…

PEMENANG KEHIDUPAN

Image
PEMENANG KEHIDUPAN adalah :

Orang yg tetap SEJUK di tempat yg PANAS
Yang tetap MANIS di tempat yg begitu PAHIT
Tetap merasa KECIL meskipun telah menjadi BESAR
Dan yg tetap TENANG di tengah BADAI yg paling HEBAT
Serta tetap mengandalkan TUHAN dalam segala perkara.

#AN

Budi Luhur BAI FANG LI

Image
BAI FANG LI adalah seorang tukang becak. Seluruh hidupnya dihabiskankan di atas sadel becaknya, mengayuh dan mengayuh untuk memberi jasanya kepada orang yang naik becaknya. Mengantarkan kemana saja pelanggannya menginginkannya, dengan imbalan uang sekedarnya. 
Tubuhnya tidaklah perkasa. Perawakannya malah tergolong kecil untuk ukuran becaknya atau orang-orang yang menggunakan jasanya. Tetapi semangatnya luar biasa untuk bekerja. Mulai jam enam pagi setelah melakukan rutinitasnya untuk beribadah pada Tuhan. Dia melalang dijalanan, di atas becaknya untuk mengantar para pelanggannya.

Perumpamaan Tentang Perdamaian

Image
Perumpamaan Tentang Perdamaian

Kedamaian bukan berarti berada di sebuah tempat dimana tidak ada keberisikan, masalah, atau kerja keras. Kedamaian berarti, berada di tengah-tengah semua hal tersebut dan tetap tenang di dalam hati. Sudahkah Anda berdamai dengan diri Anda sediri? Bacalah sepenggal kisah berikut.

Sepasang pengantin baru tengah berjalan bergandengan tangan di sebuah hutan pada suatu malam musim panas yang indah seusai makan malam. Mereka sedang menikmati kebersamaan yang menakjubkan taktala mereka mendengar suara di kejauhan, "Kuek! Kuek!"

"Dengar," kata si istri, "Itu pasti suara ayam."
"Bukan, bukan. Itu suara bebek," kata si suami.
"Nggak, aku yakin itu ayam," si istri bersikeras.
"Mustahil. Suara ayam itu 'kukuruyuuuk!', bebek itu 'kuek! kuek!' Itu bebek, Sayang," kata si suami dengan disertai gejala-gejala awal kejengkelan.


"Kuek! Kuek!" terdengar lagi.
"Nah, tuh! Itu s…