Motivasi dalam Satu Hati

Untuk Anda yang ingin semangatnya tetap terpelihara dalam menghadapi tantangan hidup.



 Pada abad sebelum masehi ada teori yang mengatakan bahwa pusat dari alam semesta adalah bumi. Teori itu disebut dengan teori geosentris. Selanjutnya, keyakinan itu mulai tumbuh dan berkembang di kalangan masyarakat bahkan kalangan agama pada saat itu. Celakanya keyakinan tersebut tumbuh menjadi suatu dogma yang tidak boleh dibantah. Bahkan ketika muncul seorang ahli, Copernicus, yang mengatakan bahwa bukan bumi sebagai pusat edar melainkan matahari. Akibat pernyataan tersebut, Copernicus dikenai hukuman mati yaitu hukum pancung. Seperti itulah keyakinan dogmatis yang berkembang pada saat itu.

Selanjutnya muncul Galilei Galileo, ia menemukan teropong bintang lalu kemudian meneropong Saturnus dan Matahari pada pertama kali. Pada saat itu Galileo menemukan bahwa yang menjadi pusat edar bukanlah Bumi tetapi Matahari.

Seperti itulah perjalanan yang ditempuh oleh manusia untuk mencari tahu tentang alam semesta dan dirinya. Kejadian tersebut bermula dari ratusan bahkan ribuan tahun silam.

Pertanyaan yang harus Anda jawab sekarang adalah :

Mungkinkah pada abad ke-7 dimana manusia pada saat itu masih berkeyakinan bahwa bumi ini merupakan pusat edar, seorang manusia menyampaikan satu FAKTA yang bahkan jauh lebih akurat dibanding hasil penelitian Galileo yang mengatakan bahwa pusat edar bukanlah bumi melainkan matahari. Jauh sebelum munculnya Galileo, Copernicus, bahkan Clolombus, seorang manusia mampu mengatakan bahwa pusat edarpun ternyata bukanlah matahari, ia berkata bahwa Mataharipun bergerak pada garis edarnya?

Fakta bahwa mataharipun bergerak pada garis edarnya baru-baru ini (abad-21) ditemukan manusia setelah teleskop bintang Edwin Hubble mengangkasa jauh di atas permukaan bumi, yang kemudian dari teleskop tersebut dapat dilihat bahwa pusat alam semesta atau pusat galaksi ternyata bukanlah matahari melainkan sesuatu yang disebut dengan BLACK HOLE. Black Hole inilah yang tertangkap oleh kamera chandra yang terbang 330 mil bersama dengan teleskop bintang yang mengindera dan melihat pusat black hole ini.

Akhirnya ilmu pengetahuanpun bertambah lagi hingga saat ini terbukti bahwa matahari bukanlah merupakan pusat edar, melainkan BLACK HOLE. Garis tengah galaksi ini diperkirakan mencapai 80.000 tahun cahaya, sungguh merupakan suatu ukuran yang sangat besar sekali untuk dibayangkan dan dipikirkan dengan otak yang berada dalam kepala manusia.

Sebagai pembanding, mari kita kembali ke pelajaran semasa di bangku sekolah. Diketahui bahwa jarak antara bumi dan matahari saja, diperkirakan mencapai 90 juta mil atau 8 menit cahaya. Sebagaimana kita ketahui bahwa kecepatan cahaya adalah 300.000 km/detik. Jadi, jika anda ingin menuju matahari dengan kendaraan berkecepatan 300.000 km/detik, maka anda akan menjangkau matahari dalam waktu 8 menit.

Jarak bumi dan bulan diperkirakan 280.000 km, ini berarti cahaya pantulan dari bulan dapat mencapai bumi selama + 0,8 detik.

Coba anda bandingkan, jarak bumi dengan matahari diperkirakan 8 menit cahaya, dan jarak bumi dengan bulan sekitar 0,8 detik. Sedangkan jarak BUMI dengan pusat BLACK HOLE yang kita bahas saat ini dapat ditempuh selama 30.000 tahun cahaya. Sungguh merupakan jarak yang sangat LUAR BIASA, dan di dalam galaksi tersebut terdapat bukan hanya satu matahari, tetapi masih terdapat 100 milyar matahari-matahari lainnya, semua berputar (berthawaf) seperti bulan mengelilingi bumi, bumi mengelilingi matahari, dan mataharipun berputar mengelilingi pusat galaksi.

Sungguh, hal ini merupakan ilmu pengetahuan moderen, TETAPI hal ini telah dikemukakan di abad ke-7 saat sebelum zaman Galileo (abad ke-8), dan bahkan sebelum Copernicus, inilah yang disampaikan oleh seorang manusia yang tak lain adalah RASULULLAH MUHAMMAD SAW.

“Dan matahari berjalan ditempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui”

(Q.S: Yaasiin 38)


“Dan telah Kami tetapkan bagi bulan manzilah-manzilah, sehingga (setelah dia sampai ke manzilah yang terakhir) kembalilah dia sebagai bentuk tandan yang tua”

(Q.S: Yaasiin 39)


Inilah yang disampaikan bahwa ternyata MATAHARI-pun berjalan di garis edarnya dan berputar mengelilingi sesuatu yang disebut dengan BLACK HOLE.

Matahari berjalan dalam hitungan waktu yang sangat lama sekali. Jika bulan mengelilingi bumi dibutuhkan waktu 30 hari, bumi mengelilingi matahari dibutuhkan waktu 12 bulan atau 360 hari, sedangkan matahari bergerak mengelilingi pusat galaksi membutuhkan waktu sekitar 220 juta tahun.

Dialah Allah pemilik waktu dan masa.

Mungkinkah hal ini dikemukakan oleh seorang manusia di abad ke-7, jauh sebelum teleskop Galileo ditemukan? Mungkinkah hal ini dikemukakan oleh seorang manusia pada saat hampir semua manusia berkeyakinan bahwa bumi itu datar? Jika hal ini mustahil, apakah anda dapat menjelaskan SIAPAKAH yang mampu menjelaskan hal ini?

Hanya Dialah Allah SWT yang mampu menjelaskan hal ini.

“Dan matahari berjalan ditempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui”
(Q.S: Yaasiin 38)
1400 tahun sebelum teleskop bintang Edwin Hubble ditemukan oleh manusia, 14 abad sebelum Albert Einstein dilahirkan. Lalu mengapa Allah SWT menurunkan ayat ini melalui Nabi Muhammad SAW untuk disampaikan kepada ummat manusia? Tidak lain adalah karena Allah ingin menunjukkan bahwa Dialah Yang Maha Kuasa, Dialah Yang Maha Pencipta, Dialah yang menciptakan langit dan bumi, Yang Menciptakan matahari dan bintang, Yang Menciptakan Manusia, Dialah yang memiliki alam semesta dan seluruh isi yang terkandung didalamnya, Dialah Tuhan langit, Tuhan bumi, Tuhan bintang, Tuhannya Matahari, Tuhan manusia, dan Tuhan seluruh alam semesta.

Untuk apa semua ini ditunjukkan kepada manusia? Tidak lain Ia ingin menunjukkan dan memberitahu bahwa manusia berasal dari Allah SWT, dan kepada-NYA kita kembali.

Sekarang jelaslah sudah, apabila atas dasar ilmu pengetahuan melihat bahwa ayat ini tidak mungkin dibuat oleh manusia, tetapi suatu ZAT Yang Maha Perkasa. Siapakah ZAT Maha Perkasa itu? Dialah Allah Sang Khaalik, Yang Maha Pencipta.

Rangkuman dari sumber abughalib.wordpress.com

comments